Berbagi Takjil, PKP Berdikari Serahkan Uang Tunai ke pengurus Musholah

 

Jakarta, Buletinnusantara – Pengurus Pusat Kajian Pengembangan (PKP Berdikari) Serahkan bantuan secara simbolis berupa uang tunai, pada pengurus Musholah Baiturahman Jl Kembangan Utara RT 01, RW 06, Jakarta Barat. Minggu (26/4/2020).

Salah satu pengurus PKP Berdikari, Sudiharto, serahkan uang tunai, sebagai bantuan pembagian takjil gratis. Yang nanti nya uang tunai akan di belanjakan bahan pembuat takjil.

“Secara simbolis kita serahkan se jumlah uang  diterima langsung pengurus Musholah Baiturahman, untuk keperluan pembuatan takjil, donasi ini adalah amanat dari kantor kami yakni PKP Berdikari, disaksikan oleh masyarakat dan se jumlah pengurus Musholah,” kata pria yang akrab disapa Sugi.

Pengurus Musholah Baiturahman, Paiman, menerima bantuan uang tunai yang diberikan secara simbolis, “Syukur Alhamdulillah, pemberian ini akan kami lakukan secara amanah, membelikan bahan – bahan baku pembuatan takjil,” terang Paiman.

Puasa Insya Allah, akan memasuki hari ke empat, di bulan ramdhan, sebanyak 225 takjil telah dibagikan pada dua hari ini, untuk warga di RT 01 RW 06 berbuka puasa.

Lebih jauh, Sugi, menjelaskan terkait rencana pembagian takjil, “Insya Allah kami komitmen akan bahu membahu membagikan takjil di bulan puasa ini sebulan penuh, untuk membantu masyarakat sekitar terlebih karena terdampak COVID-19, kita tau semua akan berdampak pada himpitan ekonomi, serta mendukung PSBB yang telah ditetapkan pemerintah, untuk tinggal dirumah, tidak berkrumun, pembagian takjil ini kami berharap bantuan masyarakat secara swadaya untuk berperan aktif terlebih yang memilili keluasan rizkinya, saling membantu kegiatan berbagi, dan tidak melihat besaran nilainya,” terang Sugi.

Amatan media, masyarakat di RT 01 RW 06 terlihat kompak, pada sebelum nya secara swadaya membuat tempat cuci tangan yang diletakan di setiap sudut sebagai upaya cegah virus corona.

Pria kelahiran Madiun, Susilo dan kawan – kawan rela mengeluarkan kocek pribadinya membelikan kran air, bagi masyarakat dalam pembuatan tempat cuci tangan.

“Kalau buat kepentingan masyarakat apalagi dalam pencegahan virus corona ini, kami lilahita’allah memberikan reziki kami, demi kebaikan kita semua, saya pribadi mengijinkan halaman rumah dijadikan tempat masak takjil, pembagian setelah dikemas,” tutup Susilo.

(Aris PJ)*

Baca Juga
Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy